(031) 8415492 humassman16@gmail.com

TENTANG SIXTEEN 

Sekolah Menengah Atas Negeri 16 surabaya atau dikenal dengan “Sixteen” memiliki tujuan mencetak insan penerus bangsa yang berkualitas,mempunyai wawasan yang luas, dan berakhlak mulia, berbudi pekerti luhur dan unggul dalam ilmu pengetahuan, tekhnologi dan seni (IPTEK) seperti yang tertera dalam visi misi sekolah. Karakter siswa SMA Negeri 16 yang “CERDAS BERSINAR” diharapkan
dapat memberikan sumbangsih kepada bangsa dan negara.

Sekolah Ramah Anak juga disematkan oleh Dinas Provinsi Jawa Timur kepada SMA Negeri 16 Surabaya. Segudang prestasi akademik maupun non akademik, didukung oleh sarana prasarana serta guru guru yang berkualitas telah menjadikan SMA Negeri 16 Surabaya sebagai Salah satu Sekolah Menengah Atas Unggulan dan Favorit di masyarakat.

VISI & MISI

 

VISI

UNGGUL DALAM MUTU IPTEK DAN IMTAQ, BERAKAR BUDAYA BANGSA SERTA BERWAWASAN LINGKUNGAN DAN GLOBAL

MISI

  • Melaksanakan dan mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) yang sesuai dengan ke- butuhan zaman.
  • Melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara optimal dengan menerapkan dan mengem- bangkan model-model Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan.
  • Melaksanakan pembelajaran berbasis lingkungan dengan tindakan Pelestarian, Pencegahan pence- maran dan kerusakan lingkungan
  • Memfasilitasi peserta didik dalam proses pembe- lajaran untuk mengembangkan potensi diri.
  • Mengembangkan karakter : Cakap, Excellent, Reli- gius, Disiplin, Aktif, Sportif, Bersih, Sejuk, Indah dan Anti Narkoba (CERDAS BERSINAR)
  • Mengembangkan tradisi berprestasi dan kompetisi yang sehat di tingkat lokal, nasional maupun global.
  • Memperluas networking dengan berbagai lembaga (instansi) baik pendidikan maupun non pendidikan di tingkat lokal, nasional maupun internasional.

STRUKTUR ORGANISASI

UNGGUL DALAM MUTU IPTEK DAN IMTAQ, BERAKAR BUDAYA BANGSA SERTA BERWAWASAN LINGKUNGAN DAN GLOBAL

STAFF

SEJARAH

Th 1952 di Surabaya terdapat 4 SMA , yaitu :

  1. SMA 1A
  2. SMA 2B yang berada di JI. Wijaya Kusuma
  3. SMA 3B yang berada di JI. Wijaya Kusuma tapi masuk sore bersama SMA TP ( tentara pelajar )
  4. SMA 4C

Karena SMA 3B masuk sore, guru guru mereka yang berasal dari  guru-guru SMA 2B ditambah mahasiswa yang mampu mengajar. Karena SMA 2B terlalu besar, dipecah menjadi SMA 5C sehingga kondisi JI. Wijaya kusumah penuh. Di Jl. Gentengkali ada sekolah Belanda yang bernama SSV. Dengan perginya Belanda pada 1959 maka sekolah itu kosong dan ditempati oleh SMA 3B yang semula di JI. Wijaya Kusuma, dengan kepindahan ini SMA 3B kekurangan guru, maka diundanglah guru-guru lulusan kursus B1 yang antara lain Bu Rati, Bp. Agil, Bp. Oetomo, Bp. Darbi, Bp. Zainul Arifin, Bu Sunarti Bp. Roesman, Bp. Muljadi.

 Pada tahun 1966 terjadi perubahan sistem pendidikan yang mengharuskan SMA mempunyai 3 jurusan yaitu jurusan budaya ( semula jurusan A ), jurusan pas/pal ( semula jurusan B), jurusan sosial ( semula jurusan C ) yang dinamakan juga sekolah “gaya baru”. Dari situlah SMA 3B menjadi SMA 3 yang bertempat di jl. Gentengkali.

Pada tahun 1977 tepatnya bulan januari SMA 3 yang terletak di jl. Gentengkali berubah menjadi SMPP pada tahun 1979 berubah kembali menjadi SMA dan pada saat itu SMA di surabaya sudah ada 12 sehingga SMPP menjadi SMA 13, karena cikal bakal SMPP adalah SMA 3 maka sebagian besar siswa menolak untuk menjadi SMA 13. Dengan dasar itulah SMPP masih tetap berjalan, terjadi demo yang menolak perubahan itu. Dengan bergulirnya waktu , sekolah di Surabaya bertambah dan perjuangan untuk kembali dari SMPP menjadi SMA 3 kandas. Maka pada tahun 1985-1986 SMPP menjadi  SMA 16. Itulah sekelumit kisah sekolah pinggiran yang menjadi favorit di Surabaya. Sekolah yang  tidak  pernah ada di Indonesia mempunyai 3 nama ( SMAN 3, SMPP, & SMAN 16 ).

 

MOTTO & LOGO

  SIXTEEN CERDAS BERSINAR 

(Cakap, Excellent, Religius, Disiplin, Aktif, Sportif, Bersih, Sejuk, Indah dan Anti Narkoba )