(031) 8415492 humassman16sby@gmail.com

SMAN 16 Surabaya tak henti-hentinya menorehkan prestasi. Kali ini berita membanggakan datang dari peserta didik jurusan IPS dengan berhasil menjadi Juara II dalam lomba Karya Tulis Ilmiah Sejarah Tingkat Nasional. Tentunya prestasi yang ditorehkan tersebut tidak hanya datang secara cuma-Cuma, melainkan lahir dari keseriusan pihak sekolah dalam memaksimalkan potensi peserta didik dengan melalui bimbing Bapak/Ibu Guru untuk dapat selalu meningkatkan prestasi.

Lomba yang diikuti oleh Tim dari SMAN 16 Surabaya yaitu kompetisi “History Competition Season VI” yang dilaksanakan oleh Universitas Negeri Surabaya (UNESA), dimana di dalamnya terdapat Lomba Karya Tulis Ilmiah Sejarah Tingkat Nasional yang diperuntukkan untuk jenjang SMA/MA Sederajat. Lomba tersebut di laksanakan dalam dua tahap, tahap pertama yaitu penilaian abstrak untuk menentukan finalis yang akan maju ke babak final, dan yang kedua yaitu penilaian fullpaper sekaligus presentasi yang dilaksanakan via daring menggunakan aplikasi ZOOM Meeting untuk menentukan juara dari kompetisi tersebut.

Lomba LKTI Sejarah Tingkat Nasional kali ini, SMAN 16 Surabaya mengirim satu tim atas nama Rachmania Noor Hidayah, Ananda Rossi Ardiansyah, dan Sandrina Assabilla Putri Syahila dari kelas XII IPS 2. Pada tahap penyisihan berdasarkan penilaian abstrak yang dilaksanakan tanggal 15-19 Oktober 2021, Rachmania Noor dan Tim berhasil lolos ke tahap final dengan menduduki peringkat ke-2 melalui total skor 335 poin. Setelah berhasil mengamankan posisi di peringkat 2, Rachmania Noor dan Tim berhak untuk melaju ke babak final berupa penilaian fullpaper dan presentasi hasil karya tulis yang dilaksanakan pada 23-31 Oktober 2021. Setelah melalui proses penilaian yang sangat panjang, pada akhirnya Rachmania Noor dan Tim berhasil memperoleh Juara 2 dengan meraih skor 2376 poin.

Adanya prestasi yang ditorehkan oleh Rachmania Noor dan Tim, diharapkan mampu untuk semakin memotivasi peserta didik dari jurusan IPS pada khususnya dan dari MIPA pada umumnya untuk dapat berprestasi lagi di masa yang akan datang. Prestasi tersebut juga menjadi pemicu bagi pihak sekolah untuk terus menjaga ritme untuk senantiasa menjadi sekolah yang tidak pernah berhenti mengukir presastasi baik pada bidang akademik maupun non akademik. (Eko/ HP)

SIXTEEN! CERDAS BERSINAR…!!!