(031) 8415492 humassman16sby@gmail.com

Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang terdampak virus Covid-19. Adanya virus Covid-19 ini membawa perubahan yang signifikan di berbagai aspek kehidupan seperti pada lingkungan masyarakat, institusi pemerintahan, maupun sekolah pada umumnya. Virus Covid-19 juga membuat perubahan hidup masyarakat berubah secara drastis, salah satu hal yang terlihat yakni masyarakat diminta untuk lebih menjaga kebersihan dan kesehatan diri pribadi dan lingkungan tempat tinggalnya.

Pandemi covid-19 yang masih berlangsung hingga saat memaksa setiap pihak untuk tetap disiplin dalam menjalankan protokol Kesehatan. Penekanan mengenai pendisiplinan protokol Kesehatan didengungkan pemerintah untuk mendorong agar seluruh elemen masyarakat ikut serta dalam usaha menekan penyebaran virus covid-19 di Indonesia. Berkaitan dengan hal tersebut perlu ada Kerjasama yang sinergis dari seluruh pihak entah dalam ranah formal, informal, maupun nonformal untuk menjalankan arahan dari pemerintah secara konsisten.

Terkhusus dalam ranah formal, Semenjak virus Covid-19 mulai melanda, kegiatan proses belajar mengajar di SMAN 16 Suarabaya yang awalnya tatap muka diubah menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ).  Tak hanya itu saja, seluruh civitas akademika SMAN 16 Surabaya kini juga diwajibkan untuk terus mematuhi protokol kesehatan (Prokes) sesuai dengan anjuran dari pemerintah. Dalam mematuhi prokes tersebut, keseriusan SMAN 16 Surabaya diwujudkan melalui beberapa hal seperti penyediaan beberapa tempat cuci tangan di pintu masuk dan titik-titik tertentu di lingkungan sekolah, penyediaan tempat pengecekan suhu di pintu utama, menempelkan poster himbauan untuk menjaga jarak di seluruh area sekolah, lalu setiap guru, pegawai serta tamu yang datang diwajibkan untuk cek suhu terlebih dahulu dan harus selalu memakai masker saat berada di lingkungan sekolah.

Selain pendisiplinan protokol Kesehatan berupa 3M, SMAN 16 Surabaya juga terus berupaya untuk melaksanakan upaya lain dalam rangka menjaga lingkungan agar tetap sehat dan bersih yaitu melaksanakan hal yang tak kalah pentingnya yakni secara tertib dan berkala melakukan penyemprotan disinfektan di berbagai ruangan dan seluruh lingkungan sekolah. Penyemprotan disinfektan ini diadakan dua minggu sekali yang dikoordinir secara langsung oleh Bapak Suhada, S.Pd., M.Pd selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Sarana dan Prasarana. Kegitan tersebut diharapkan mampu membawa dampak yang signifikan dalam upaya pencegahan penyebaran virus covid-19.

SMAN 16 Surabaya terus berkomitmen penuh untuk selalu menjalankan protokol Kesehatan sesuai standar yang sudah ditentukan oleh pemerintah. Hal ini dilakukan tidak hanya serta merta untuk menggugurkan kewajiban saja, lebih dari itu keseriusan SMAN 16 Surabaya terkait pendisiplinan protokol Kesehatan ini dimaksudkan agar seluruh civitas akademika selalu terjaga dari virus covid-19 sehingga aktifitas pembelajaran tetap berjalan dengan baik dengan tujuan agar peserta didik tetap dapat memperoleh pembelajaran yang maksimal mesti di tengah kondisi pandemic seperti sekarang ini. (Ek)