(031) 8415492 humassman16sby@gmail.com

Ziarah kubur termasuk sunah Rasulullah Saw. Disyariatkannya ziarah kubur memiliki tujuan agar kita bisa mengambil i’tibar atau pelajaran, seperti mengingatkan kita akan alam akhirat di mana segala amal perbuatan kita sewaktu di alam dunia akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah Swt.

Tanggal 23 Februari 2020,Sebanyak 12 orang  Siswa Siswi Ekstrakurikuler SKI SMAN 16 Surabaya yang didampingi oleh 4 Pembinanya, yaitu Bpk.Supandi, Bpk.Sobih, Ibu Murdiati, dan Ibu Enny Purwati melakukan perjalanan ziarah wali.

Ada 2 tujuan yang dikunjungi, yang pertama adalah makam Syaikhona Kholil Bangkalan.  Syaikhona Kholil Bangkalan adalah salah satu ulama’ penting di Indonesia. Tinggal di Bangkalan Madura, Syaikhona Kholil menjadi rujukan para ulama’ para jamannya. Hampir-hampir, ulama’ besar di Jawa, Madura, dan Nusantara pada jamannya pernah belajar kepadanya. Sosoknya nyentrik, banyak karomah yang sudah diakui publik.Darah yang mengalir dalam diri Syaikhona Kholil ternyata adalah cahaya dari Rasulullah Muhammad SAW. Inilah yang membuat hidup Syaikhona Kholil selalu bercahaya, selalu menyinari kehidupan umat.

Tempat kedua yang dikunjungi dalam perjalanan ziarah kali ini adalah Makam Aer Mata Ibu.  Makam Aer Mata Ibu adalah sebuah kompleks pemakaman bangsawan Madura yang terletak di Desa Buduran, Kecamatan ArosbayaKabupaten Bangkalan, di Pulau Madura, diperkirakan dibangun sejak abad ke-15. Di kompleks ini dimakamkan para bangsawan dari Wangsa Cakraningrat, beserta kerabat dan abdi dalem istana lainnya. Kompleks ini dibangun di atas perbukitan kapur, dengan ketinggian + 30 m di atas permukaan laut. Menurut cerita rakyat, nama kompleks pemakaman ini diambil dari kisah Ratu Ibu (Syarifah Ambami, isteri Adipati Cakraningrat I), yang menangis di pertapaannya.

Itulah liputan tentang kegiatan ziarah yang dilakukan oleh SKI SMA Negeri 16 Surabaya, semoga dari perjalanan itu, bisa di ambil manfaatnya ya, aamiin.